Uncategorized

Kepribadian Thawus bin Kaisan

  • Dalam Ibadah

Dari minumapa nukilan dari ulama kita tentang kesungguhan dia dalam ibadah dan menghambakan kehadiran dird Allah Subhanahu wa Ta’ala di Antaranya:

Abdurrahman bin Abi Bakr al-Makki berkata: “Aku melihat Thawus dan antara kedua zabija dia tampak bekas sujud”.

Dari Ibnu Syu’dzib dan berkata: “Aku menyaksikan jenazah Thawus di Mekah pada tahun 150 H, mania menyebut-nyebut dan meminta dia disebut. Allah Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmati Abu Abdirrahman, m. Di. Telah berhaji sebanyak 40 kali. “

Dari Dawud bin Ibrahim, id yang membaca hari itu, singa berbicara mengahalangi jalan kaum muslimin.

Orang-orang melakukan putaran malam tersebut, waktu sahur singa tersebut sekarang zastanawianie dan meninggalkan tempat tersebut, maka semua orang -baik di kanan atau z kiri- merebahkan tubuh-tubuh mereka dan tertidur.

Maka berdirilah Thawus untuk qiyamul lail (shalat malam), hingga ada yang dia, “Apakah tidak tidur, bukankah semudah berjaga malam?” Thawus mengatakan, wa Ta’ala ..? “

  • Dalam Zuhud

Abu Ashim an-Nabil berkata: “Telah datang putra mahkota, yaitu puti dari Sulaiman bin Abdul Malik. Byłem na randce z Duduk di Thakus, Namia Dia Tidak Menoleh Kepadanya Sedikit Pun. Lalu seseorang menegur dia, “Putra dari Amirul Mukminin Telah datang di sisimu, tetapi Mengapa orang tidak buruk menoleh diundang ..?!”

Dari Abdullah bin Bisyr, miałem zamiar udać się mnicha maka Thawusa al-Yamaniego, aby uzyskać więcej informacji, jak to zrobić, dan jak to zrobić.

Sehari ini dia lewat jalan ini, dan jalan yang lain pada hari berikutnya, dia memilih jalan yang melewati pasar untuk melihat kepala orang yang tenggelam dalam dan kehinaan, maka dia tidak ”.

Dari Ibnu Thawus aku berkata, “Aku mengatakan kepada ayahku (Thawus) bahwa aku harus menerimai gadis, lalu dia mengatakan,” Kalau begitu bertanya-tanya untuk nazhar, aku pakai pakaian milikku yang teri baik itu tiba-engata “

  • Dalam Wara ‘

Dia adalah seorang yang wara dalam berfatwa, tidak asal menjawab pertanyaan yang diajukan kepada beliau. Beliau sanantiasa berhati-hati, karena khawatir apa yang dia fatwakan terbukti sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Dari Ayyub saya berkata: “Ada yang bertanya tentang masalah kepada Thawus, lalu dia mencelanya (karena banyak bertanya pena), Dan takut bertanya itu dipertanggungjawabkan di Allah kelak

Al Hafizh berkata, “Amr bin Dinar telah mengatakan,” Aku benar-benar tidak melihat seseorang yang lebih wara dan membutuhkan powiedziałby dari sesuatu yang ada di tangan manusia, dari Thawus ”.

Ibnu Abi Sufyan Berkata. “Aku tidak melihat orang berilmu yang lebih banyak menentang kalimat” Aku tidak tahu masalah ini ”, kecuali Thawus.”

Ibnu Uyainah berkata, “Orang-orang yang selalu menjauhi kepemimpinan adiga: Abu Dzar di zamannya, Thawus di zamannya, Dan Sufyan Ats-Tsauri di zaman beliau”.

  • Beberapa Perkataan Mutiara Dia

Dari Abu Najih z bapaknya, itulah Thawus yang mengatakan, “Barang siapa yang berbicara tentang kebaikan dan ia bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, lebih dari yang diam dan bertakwa kepada Allah”.

Dari Ibnu Thawus Dari bapaknya (Thawus radhiallahu „anhu), m.in. mengatakan Bak Bakhil adalah milik yang menahan harta miliknya sendiri, adaptun syuh adalah seorang yang mengahrapkan harta milik orang lain dengan wajah yang haram. “

Dari Thawus, m.in. berkata, “Tidaklah seorang anak Adam berbicara selain Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menghisabnya, sampaipun rintihannya tatkala sakit.”

Dari Hisyam bin Hujair Dari Thawus radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan,’ Tidak ada ibadah abadi / sembelihan seseorang pemuda sampai hari menikah ”.

Dia meninggal dunia pada tahun 100 H. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala merahmati Thawus bin Kaisan dan menyerahkan dia tempat yang tinggi dan sulia-Nya. Amin bagi kalian yang ingin mencari informasi tentang agama Islam bisa lihat di situs duniapondok.com, sekian terima kasih.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*